ROHIS-Al Qur’an

Mentoring ROHIS-Al Qur’an

TUJUAN

  • Peserta mengetahui definisi Al- Qur’an secara bahasa dan istilah
  • Peseta mengetahui nama-nama dan karakteristik Al-Qur’an
  • Peserta memahami fungsi Al- Qur’an dan akhlak terhadapnya
  • Peserta termotivasi untuk membaca, mempelajari dan mengamalkan Al- Qur’an

 

 

RINCIAN BAHASAN

 

Definisi Al-Qur’an  

* Secara bahasa berarti “Bacaan”

* Secara istilah ialah : “Kalam Allah SWT yang merupakan mukjizat yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW dan membacanya merupakan ibadah”

 

 

Nama-nama Al-Qur’an  

* Al-Qur’an / Bacaan (QS.7 : 9)

* Al-Kitab / Buku (QS.21 : 10)

* Al-Furqon / Pembeda (QS.25 : 1)

* Adz-Dzikir / Pengingat (QS.15 : 9)

* An-Nur / Cahaya (QS.4 : 174)

 

Karakteristik Al-Qur’an  

* Diturunkan bukan untuk menyusahkan manusia (QS.20 : 2)

* Bacaan yang teramat mulia dan terpelihara (QS.56 : 77-78)

* Tidak seorang pun yang dapat menandingi keindahan dan keagungan Al-Qur’an (QS.2 : 23, 17 : 88)

* Tersusun secara terperinci dan rapi (QS.11 : 1)

* Mudah difahami dan diambil pelajaran (QS. 54 : 17, 34)

 

Fungsi Al-Qur’an

* Pengganti kedudukkan kitab suci sebelumnya yang pernah diturunkan Allah SWT

* Tuntunan serta hukum untuk menjalani kehidupan

* Menjelaskan masalah-masalah yang pernah diperselisihkan oleh umat terdahulu

 

* Membaca ta’awudz sebelum membaca Al-Qur’an (QS. 16 : 98)

* Membaca Al-Qur’an secara tartil / perlahan-lahan (QS. 73 : 4)

* Lapang dada menerima Al-Qur’an (QS.7 :2)

* Mendengarkan baik-baik pembacaan Al-Qur’an (QS.7 : 204)

* Bergetar hatinya dan bertambah imannya (QS.8 : 2-4)

 

Akhlak tercela terhadap Al-Qur’an  

* Menyombongkan diri dan berpaling (QS.31 : 7)

* Menertawakan peringatan ini (QS.53 : 59-62)

* Tidak memperhatikan Al-Qur’an (QS.47 : 24)

 

Keunggulan Al-Qur’an  

 

* Al-Qur’an adalah mukjizat yang abadi (QS.4 : 174)

Allah menghendaki agar Al- Qur’an berlaku secara umum (mencangkup permasalahan) dan bersifat universal. Maka disusun dan dikumpulkan Al-Qur’an itu dengan sistematis yang memperlihatkan universalitas dan kekekalannya dan dijauhkan dari susunan yang bersifat temporer, yang hanya memperlihatkan urgensi suatu masa saja, yaitu ketika diturunkannya Al-Qur’an.

 

 

 

* Keunggulan Al-Qur’an secara ilmiah

Pemikiran modern dalam berbagai bidang disiplin ilmu dewasa ini telah menetapkan bahwa Al-Qur’an merupakkan kitab ilmiah yang menghimpun segala disiplin ilmu dan filsafah. Ilmu itu datang dari Allah SWT sebagai tanda kemuliaan dan ketinggian ilmu-Nya (QS.96 : 1-5)

 

 

* Jaminan Kemurnian Al-Qur’an

Allah sendiri yang menjamin kemurnian Al-Qur’an (QS.6 : 115,15 : 9)

 

* Al-Qur’an bersifat umum dan universal

Umum : mencakup seluruh bidang / permasalahan manusia (QS.6 : 38) Universal : berlaku selamanya dan untuk seluruh kaum (QS.25 : 1)

 

 

 

DISKUSI

Temanmu, Ibnu sangat senang membaca Al-Qur’an. Tetapi ia juga memiliki kegemaran menuliskan ayat-ayat Al-Qur’an di secarik kertas kecil yang dipergunakannya untuk berbagai keperluan. Misalnya : menolak bahaya yang mungkin akan menimpanya, atau agar ia banyak disenangi orang lain.

Bagaimana pendapatmu mengenai perilaku Ibnu tersebut ?

 

REFERENSI

  • Paket BP NF, Keunggulan Al-Qur’an
  • Ibnu Qoyyim, Mahabbatullah
  • Manna Khalil al-Qaththan, Studi ilmu-ilmu Al-Qur’an, hal 18

Pinterin

0 / 5

Your page rank:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code