ROHIS-Ma’rifatul Rasul

Mentoring ROHIS-Ma’rifatul Rasul

TUJUAN

  • Peserta memahami makna risalah dan Rasul
  • Peserta memahami kewajiban beriman kepada Rasul
  • Peserta mengetahui tugas para Rasul
  • Peserta mengetahui sifat-sifat Rasul

 

 

RINCIAN BAHASAN

 

Makna Risalah dan Rasul

  • Risalah : sesuatu yang diwahyukan Allah SWT berupa prinsip hidup, moral, ibadah, aqidah untuk mengatur kehidupan manusia agar terwujud kebahagiaan di dunia dan akhirat
  • Rasul : Seorang laki-laki (QS.21:7) yang diberi wahyu oleh Allah SWT yang berkewajiban untuk melaksanakannya dan diperintahkan untuk menyampaikannya kepada manusia

 

 

Pentingnya Iman Kepada Rasul  

Iman kepada Rasul adalah salah satu rukun iman. Seseorang tidak dianggap muslim dan mukmin kecuali ia beriman bahwa Allah mengutus para rasul yang menyampaikan hakikat yang sebenarnya dari agama Islam, yaitu Tauhidullah.

 

Juga tidak dianggap beriman atau muslim kecuali ia beriman kepada seluruh rasul, dan tidak membedakan antara satu dengan yang lainnya (QS.2:285).

 

Tugas Para Rasul  

  1. Menyampaikan (tabligh) (QS.5:67, 33:39). Yang disampaikan mereka berupa :

 

 

  • Ma’rifatullah (QS.6:102) (Mengenal hakikat Allah)
  • Tauhidullah (QS.21:25) (Mengesakan Allah)
  • Basyir wa Nadzir (QS.6:48) (Memberi kabar gembira dan peringatan)

 

  1. Mendidik dan membimbing (QS.62:2)

 

  • Memperbaiki jiwa dan membersihkan serta meluruskan dari hawa nafsu dan sifat-sifat tercela (QS.62:2)
  • Meluruskan aqidah serta fiqrah yang menyimpang dari Islam (QS.2:213)
  • Memimpin umat dengan menjalankan metode Robbani (QS.38:26)

 

 

Sifat-Sifat Para Rasul  

  1. Mereka adalah manusia (QS.17:93-94, 18:110)

 

  • Mereka memerlukan makan, minum (QS.25:20), beristri (QS.13:38), ditimpa sakit (QS.2:83-84)

 

  1. Ma’shum (terjaga dari kesalahan) (QS.3:161, 53:1-4)

 

  • Semua Rasul adalah ma’shum, tidak pernah salah dalam menyampaikan risalah dari Allah. Yang dimaksud ma’shum di sini adalah mereka tidak pernah meninggalkan kewajiban, tidak mengerjan hal-hal yang haram, dan tidak berbuat sesuatu yang tidak sesuai dengan ajaran Islam (QS.3:161, 53:1-4)

 

  1. Sebagai suri tauladan (QS.33:21, 6:89-90)

 

  • Teladan dalam kesabaran dan menanggung penderitaan dalam memperjuangkan Islam (QS.6:34)
  • Teladan dalam ketabahan memegang prinsip
  • Teladan dalam saling mencintai dan persaudaraan muslim (QS.59:9)
  • Teladan dalam setiap akhlak mulia (QS.33;21, 68:4)

 

 

REFERENSI

  • Kelompok Studi Al-Ummah, Aqidah Seorang Muslim, hal. 60-71
  • Al-Asyqor, Umar Sulaiman, Para Rasul dan Risalahnya, Pustaka Mantiq

Pinterin

0 / 5

Your page rank:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code