Partikel di akhir kalimat Bahasa Jepang

Professor

Partikel di akhir kalimat Bahasa Jepang

Partikel di akhir kalimat Bahasa Jepang

Kosa Kata

 

  1. いい (sifat-i) – bagus
  2. 倩気 【てん・き】 – cuaca
  3. そう – seperti itu, demikian
  4. 4. 青白い γ€γŠγ‚‚γƒ»γ—γ‚γƒ»γ„γ€‘(sifat-i) – menarik
  5. ζ˜ η”» γ€γˆγ„γƒ»γŒγ€‘ – film
  6. 6. ε…¨η„Ά γ€γœγ‚“γƒ»γœγ‚“γ€‘ – tidak sama sekali (saat digunakan dengan negatif)
  7. ζ™‚ι–“ γ€γ˜γƒ»γ‹γ‚“γ€‘ – waktu
  8. 8. ある (kerja-u) – ada (benda mati)
  9. 9. 倧丈倫 γ€γ γ„γƒ»γ˜γ‚‡γ†γƒ»γΆγ€‘ (sifat-na) – tidak apa-apa
  10. 10. 今ζ—₯ 【きょう】 – hari ini

 

 

 

 

  1. うん – ya (kasual, sehari-hari)
  2. でも – tapi
  3. 明ζ—₯ γ€γ‚γ—γŸγ€‘ – besok
  4. 14. 雨 【あめ – hujan
  5. 降る 【ち・る】(kerja-u) – jatuh, turun
  6. 16. 魚 【さかγͺ】 – ikan
  7. ε₯½γ 【す・き】 (sifat-na) – suka

 

 

Partikel di akhir Β kalimat selalu berada pada akhir Β kalimat untuk mengubah β€œkesan” atau Β β€œnada” dari sebuah kalimat. Pada sesi kali ini kita akan mempelajari dua partikel di akhir kalimat yang paling sering digunakan dalam bahasa jepang.

 

Partikel di akhir kalimatγ€Œγ­γ€

 

 

Orang-orang jepang biasanya menambahkan γ€Œγ­γ€ di akhir sebuah kalimat pada saat mereka sedang mencari atau mengharapkan persetujuan dari apa yang mereka katakan. Dalam bahasa Indonesia mungkin sepadan dengan kata, β€œya” dan β€œkan”.

 

Contoh 1

 

γƒ«γƒ‡γ‚£οΌšγ„γ„ε€©ζ°—γ γ­γ€‚

 

Rudi: Cuaca yang bagus ya.

 

γƒ©γƒ‹οΌšγγ†γ­γ€‚

 

Rani: iya ya.

 

terjemahan γ€Œγγ†γ­γ€ bisa bermakna β€œmemang begitu ya” yang pada dasarnya merupakan persetujuan namun juga terdapat intonasi keraguan. Untuk laki-laki

biasanya akan menggunakan, γ€Œγγ†γ γ­γ€.

 

 

Contoh 2

 

γƒ©γƒ‹οΌšγŠγ‚‚γ—γ‚γ„ζ˜ η”»γ γ£γŸγ­γ€‚

 

Rani: Tadi film yang menarik ya.

 

 

 

 

γƒ«γƒ‡γ‚£οΌšγˆοΌŸε…¨η„ΆγŠγ‚‚γ—γ‚γγͺγ‹γ£γŸγ€‚

 

Rudi: Eh? tadi tidak menarik sama sekali.

 

 

Karena Rani mengharapkan persetujuan bahwa film nya tadi menarik Rudi pun terkejut karena dia sama sekali tidak berpikir bahwa film nya bagus. (γ€Œγˆγ€adalah

ungkapan terkejut atau bingung.)

 

Partikel di akhir kalimat γ€Œγ‚ˆγ€

 

 

Saat γ€Œγ‚ˆγ€ ditempelkan di akhir kalimat bahasa jepang, maka itu menunjukan bahwa sang pembicara sedang memberi tahu tentang sesuatu yang baru. Dalam bahasa indonesia terjemahan yang mungkin mendekati adalah β€œlho” dan

β€œtahu”. Sebagai contoh saat kita akan mengatakan, β€œsudah Β pagi tahu!” atau Β β€œAku ini ganteng lho”.

 

Contoh 1

 

γƒ©γƒ‹οΌšζ™‚ι–“γŒγͺγ„γ‚ˆγ€‚

 

Rani: Tidak ada waktu lho.

 

γƒ«γƒ‡γ‚£οΌšε€§δΈˆε€«γ γ‚ˆγ€‚

 

Rudi: tidak apa-apa, tahu.

 

 

Contoh 2

 

γƒ©γƒ‹οΌšδ»Šζ—₯はいい倩気だね。

 

Rani: Hari ini cuaca nya bagus ya.

 

γƒ«γƒ‡γ‚£οΌšγ†γ‚“γ€‚γ§γ‚‚γ€ζ˜Žζ—₯ι›¨γŒι™γ‚‹γ‚ˆγ€‚

 

Rudi: Ya. Tapi besok akan turun hujan lho.

 

Penggabungan dua partikel di akhir kalimat γ€Œγ‚ˆγ­γ€

 

 

Kamu juga bisa menggabungkan dua partikel yang telah kita pelajari untuk membuat γ€Œγ‚ˆγ­γ€. Ini biasanya digunakan saat kamu ingin memberi tahu

seseuatu yang baru pada pendengar dan pada saat bersamaan juga mengharap

 

 

 

 

persetujuan dari pernyataan itu. Saat menggabungkan kedua partikel ini urutannya harus selalu γ€Œγ‚ˆγ­γ€ dan tidak boleh dibalik. Secara arti mungkin bisa

diterjemahkan menjadi β€œlho ya” atau β€œlho kan”.

 

 

Contoh

 

γƒ©γƒ‹οΌšγƒ«γƒ‡γ‚£γ―γ€ι­šγŒε₯½γγͺγ‚“γ γ‚ˆγ­γ€‚

 

Rani: Rudi, (kamu) suka ikan lho, ya kan?.

 

γƒ«γƒ‡γ‚£οΌšγγ†γ γ­γ€‚

 

Rudi: iya ya?