Pembinaan OSIS

Pembinaan OSIS

A.   Maksud dan Tujuan Pembinaan OSIS

Maksud pembinaan kesiswaan adalah mengusahakan agar para siswa dapattumbuh dan berkembang sebagai manusia seutuhnya sesuai dengan tujuan pendidikan nasional berdasarkan Pancasila.

Tujuan pembinaan kesiswaan adalah meningkatkan peranserta dan inisiatif para siswa untuk menjaga dan membina sekolah sebagai Wiyatamandala sehingga terhindar dari usaha pengaruh yang bertentangan dengan kebudayaan nasional; menumbuhkan daya tangkal pada diri siswa terhadap pengaruh negatif yang datang dari luar lingkungan sekolah; memantapkan kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler dalam menunjang pencapaian kurikulum; meningkatkan apresiasi dan penghayatan seni; menumbuhkan sikap berbangsa dan bernegara; meneruskan dan mengembangkan jiwa, semangat serta nilai-nilai 45; serta meningkatkan kesegaran jasmani dan daya kreasi.

 

B.   Sasaran Pembinaan OSIS

Sasaran pembinaan kesiswaan adalah seluruh siswa pada setiap jenis, dan jenjang sekolah/ kursus di lingkungan pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

C.   Materi dan Lajur Pembinaan OSIS

Materi pembinaan kesiswaan meliputi:

  1. Bidang pembinaan Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa;
  2. Bidang Pembinaan Budi Pekerti Luhur dan Ahklak Mulia;
  3. Bidang pembinaan Kepribadian Unggul,Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara;
  4. Bidang pembinaan Peningkatan Prestasi Pendidikan Kesehatan Jasmani;
  5. Bidang pembinaan kehidupan berdemokrasi, hak azasi manusia, pendidikan politik dan lingkungan hidup;
  6. Bidang pembinaan keterampilan dan kewirausahaan;
  7. Bidang pembinaan Kualitas Jasmani dan kesehatan;

 

  1. Bidang pembinaan Apresiasi dan Presepsi karya seni;
  2. Bidang Pembinaan Teknologi Imformasi dan Komunikasi;
  3. Bidang pembinaan Bahasa Inggris. Jalur pembinaan kesiswaan adalah:
  1. Organisasi kesiswaan;
  2. Latihan kepemimpinan;
  3. Kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler di sekolah; dan
  4. Kegiatan pemantapan wawasan

 

D.   Organisasi Kesiswaan Pembinaan OSIS

Setiap sekolah wajib membentuk Organisasi Siswa Intra Sekolah disingkat OSIS. OSIS adalah satu-satunya wadah organisasi siswa di sekolah, di lingkungan pembinaanDirektorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (SD, SMP, SMA, dan kursus-kursus), dan tidak ada hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah atau di kursus yang lain.

Pinterin

0 / 5

Your page rank:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code