Rangkuman Bahasa Indonesia Kelas 7-Puisi Rakyat

Rangkuman Bahasa Indonesia Kelas 7-Puisi Rakyat

Puisi Rakyat

Pengertian Puisi Rakyat

Puisi rakyat adalah puisi lama yang memiliki akar sejarah dalam khazanah kehidupan rakyat Indonesia di masa lalu. Puisi ini identik dengan kandungan nilai dan muatannya yang bagus untuk disampaikan. Puisi yang termasuk puisi rakyat adalah syair, gurindam, dan pantun.

Perbedaan Syair, Pantun, dan Gurindam

Ciri Syair

  • Syair berisi empat baris
  • Setiap barisnya terdiri dari 8-14 kata
  • Bersajak a-a-a-a
  • Semua baris adalah isi
  • Bahasa biasanya berupa bahasa kiasan

Ciri Pantun

  • Berisi empat baris
  • Setiap barisnya terdiri dari 8-14 suku kata
  • Bersajak a-b-a-b
  • Baris 1 dan 2 sampiran, baris 3 dan 4 isi

Ciri Gurindam

  • Berisi dua baris
  • Setiap barus terdiri dari 10-14 suku kata
  • Setiap baris memiliki rima yang sama
  • Merupakan kesatuan utuh
  • Baris pertama berisi soal, masalah, atau perjanjian
  • Baris kedua berisi jawaban, akibat, atau masalah
  • Isinya biasanya berupa nasihat atau filosofi hidup

Ciri Kebahasaan Teks Puisi Rakyat

Dalam pantun, syair, dan gurindam, biasnya memiliki ciri bahasa sebagai berikut:

1. Penggunaan Kalimat Perintah

Kalimat yang isinya bermaksud memberi perintah.

Contoh: Buanglah sampah pada tempatnya!

2. Penggunaan Kalimat Saran

Kalimat yang isinya bermaksud memberikan saran atau masukan.

Contoh: Sebaiknya kau pikir dahulu.

3. Penggunaan Kalimat Ajakan

Kalimat yang isinya bermaksud mengajak untuk melakukan atau memiliki kecendruangan terhadap sesuatu.

Contoh: Marilah kita mengaji setiap hari.

4. Penggunaan Kalimat Seru

Kalimat yang isinya berupa ekspresi rasa. Baik kagum, heran, senang, dan sebagainya.

Contoh: Alangkah indah alam raya ini.

5. Penggunaan Kalimat Larangan

Kalimat yang isinya mendorong orang untuk menghindari sesuatu.

Contoh: Jangan berprasangka buruk!

6. Penggunaan Kojungsi

Konjungsi adalah kata hubung. Kata hubung yang biasanya ada pada puisi rakyat adalah konjungsi tujuan konjungsi sebab, konjungsi akibat, dan konjungsi syarat.

Tags: Bahasa Indonesia SMP

Bahasa Indonesia Kelas 7

Bahasa Indonesia Kelas 7

Pinterin

0 / 5

Your page rank:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code