Rangkuman Materi IPS Kelas 9 Bab 2

Guru Madrasah

Rangkuman Materi IPS Kelas 9 Bab 2

Perubahan Sosial Budaya dan Globalisasi

A.Perubahan Sosial Budaya

Bentuk Perubahan Sosial Budaya

Bentuk perubahan sosial budaya dapat dilihat dari 3 hal, yaitu:

  • Waktunya
  • Pengaruhnya
  • Perencanaannya

Mari kita bahas lebih dalam.

Perubahan Sosial Budaya dilihat dari Waktunya

Perubahan sosial budaya dilihat dari waktunya masih dibagi lagi menjadi dua, yaitu:

  • Perubahan sosial budaya lambat
  • Perubahan sosial budaya cepat

Perubahan Sosial Budaya Lambat

Perubahan sosial budaya lambat dikenal dengan evolusi.

Perubahan sosial budaya lambat adalah perubahan sosial yang memerlukan waktu lama dan diikuti oleh rentetan perubahan kecil yang terjadi secara lambat.

Dalam masyarakat tradisional perubahan yang terjadi kecil dan cukup lama sehingga mereka seolah tampak tidak mengalami perubahan.

Perubahan Sosial Budaya Cepat

Perubahan sosial budaya cepat dikenal dengan revolusi.

Revolusi adalah perubahan sosal yang berlangsung dalam waktu yang cepat dan hal-hal mendasar dalam masyarakat ikut mengalami perubahan.

Revolusi industri merupakan perubahan sosial budaya yang dapat dikategorikan dalam perubahan sosial cepat.

Revolusi industri membawa akibat dalam berbagai bidang kehidupan bagi negaranya ataupun bagi negara lain, antara lain sebagai berikut:

  • Proses mekanisasi dalam usaha industri
  • Perdagangan makin berkembang
  • Transportasi lancar
  • Berkembangnya urbanisasi
  • Terjadinya kesenjangan sosial

Perubahan Sosial Budaya dilihat dari Pengaruhnya

Perubahan sosial budaya dilihat dari pengaruhnya masih dibagi lagi menjadi dua, yaitu:

  • Perubahan yang pengaruhnya kecil
  • Perubahan yang pengaruhnya besar

Perubahan Sosial Budaya yang Pengaruhnya Kecil

Perubahan sosial budaya yang pengaruhnya kecil adalah perubahan tersebut hanya dianut oleh sebagian kecil orang yang menyukainya saja sehingga perubahan ini tidak membawa pengaruh berarti bagi sebagian besar masyarakat.

Perubahan sosial budaya yang pengaruhnya kecil merupakan perubahan yang tidak membawa perubahan pada unsur struktur sosial masyarakat.

Sebagai contoh:

  • Model rambut
  • Model baju
  • dsb

Perubahan Sosial Budaya yang Pengaruhnya Besar

Perubahan sosial budaya yang pengaruhnya besar adalah perubahan yang membawa perubahan dalam sendi-sendi kehidupan dalam suatu masyarakat.

Industrialisasi merupakan salah satu contoh dari bentuk perubahan ini.

Proses Industrialisasi dapat ditemukan dalam masyarakat kota ataupun masyarakat desa.

Pembangunan pabrik-pabrik untuk kepentingan industri sebagai bagian dari proses industrialisasi.

Perubahan Sosial Budaya dilihat dari Perencanaannya

Perubahan sosial budaya dilihat dari pengaruhnya masih dibagi lagi menjadi dua, yaitu:

  • Perubahan yang direncanakan
  • Perubahan yang tidak direncanakan

Perubahan Sosial Budaya yang Direncanakan

Perubahan sosial budaya yang direncanakan disebut juga planned change.

Perubahan sosial budaya yang direncanakan adalah perubahan yang memang diinginkan dan dikehendaki oleh masyarakat atau pihak yang menginginkan perubahan.

Pembangunan dapat dikatakan sebagai contoh perubahan sosial yang dikehendaki dan direncanakan.

Orang yang merencanakan perubahan disebut agent of change.

Perubahan Sosial Budaya yang Tidak Direncanakan

Perubahan sosial budaya yang tidak direncanakan disebut juga unplanned change.

Perubahan sosial budaya yang tidak direncanakan adalah perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat.

Contohnya:

  • Bencana alam
  • Perubahan penggunaan traktor dalam teknologi pertanian

Faktor Penyebab dan Penghambat Perubahan Sosial Budaya

Faktor Penyebab Perubahan Sosial budaya

Beberapa faktor penyebab perubahan sosial budaya:

  • Bertambah dan Berkurangnya Penduduk
  • Penemuan Baru
  • Konflik
  • Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi
  • Perubahan Lingkungan Alam
  • Peperangan
  • Pengaruh Kebudayaan Masyarakat Lain

Proses pengaruh kebudayaan lain yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial budaya antara lain sebagai berikut:

  • Difusi
  • Akulturasi
  • Asimilasi
  • Penetrasi
  • Invasi
  • Milenarisme

Difusi adalah proses penyebaran unsur baru, baik berupa alat, ide atau gagasan dari satu pihak ke pihak lain, dari suatu tempat ke tempat lain, dari satu orang ke orang lain, dan dari satu masyarakat ke masyarakat lain.

Akulturasi adalah ketika satu kebudayaan tertentu yang dihadapkan dengan unsur-unsur kebudayaan asing, lambat laun unsur kebudayaan asing tersebut melebur atau menyatu ke dalam kebudayaan sendiri (asli), tetapi tidak menghilangkan ciri kebudayaan lama.

Asimilasi adalah pertemuan dua kebudayaan yang lambat laun melebur menjadi kebudayaan baru dimana unsur dari masing-masing kebudayaan asli hilang.

Penetrasi adalah proses perembesan unsur budaya kepada suatu masyarakat baik secara damai, ataupun paksaan.

Invasi adalah masuknya unsur-unsur kebudayaan asing ke dalam kebudayaan setempat dengan peperangan (penaklukan) bangsa asing terhadap bangsa lain.

Milenarisme adalah salah satu bentuk kebangkitan, yang berusaha mengangkat golongan masyarakat bawah yang tertindas dan telah lama menderita dalam kedudukan sosial yang rendah.

Faktor Penghambat Perubahan Sosial budaya

Beberapa faktor penghambat perubahan sosial budaya:

  • Kehidupan Masyarakat yang Terasing
  • Perkembangan Ilmu Pengetahuan yang Terlambat
  • Sikap Masyarakat yang Tradisional
  • Adanya Prasangka Terhadap Hal- Hal Baru atau Asing
  • Adat Istiadat

B.Globalisasi

Pengertian Globalisasi

Globalisasi diambil dari kata global (universal).

Orang yang pertama kali menggunakan istilah globalisasi adalah Theodore Levitte pada tahun 1985.

Menurut Waters dalam Kamanto Sunarto (2004), globalisasi adalah suatu proses sosial yang di dalamnya kendala geografi terhadap pengaturan sosial dan budaya menjadi surut dan manusia menjadi semakin sadar bahwa pengaturan tersebut menjadi semakin surut.

Bentuk Globalisasi

Beberapa bentuk globalisasi antaralain:

  • Globalisasi Bidang Budaya
  • Globalisasi Bidang Komunikasi
  • Globalisasi Bidang Ekonomi
  • Globalisasi Bidang IPTEK
  • Globalisasi Bidang Transportasi

Globalisasi Bidang Budaya

Globalisasi dalam bidang budaya memberikan manfaat misalnya memperkaya budaya bangsa.

Namun di sisi lain memberikan ancaman terhadap keberadaan budaya lokal bangsa.

Sebagai contoh globalisasi budaya dalam hal bahasa misalnya, bahasa Inggris merupakan salah satu contoh bahasa dunia.

Semua orang belajar bahasa Inggris untuk dapat berkomunikasi dengan masyarakat dunia.

Budaya global akan masuk ke negara mana saja yang mengikuti arus globalisasi.

Dengan globalisasi budaya semacam ini pelan-pelan budaya lokal dapat tergeser.

Namun saat ini banyak yang sudah mulai menggabungkan budaya lokal dan budaya global yang mereka sebut glokal.

Misalnya saja, di beberapa cafe berkelas saat ini banyak ditemukan budaya-budaya lokal khas setempat seperti becak, dokar kecil, sepeda ontel dan sebagainya.

Globalisasi Bidang Komunikasi

Komunikasi adalah proses penyampaian pesan atau informasi dari satu pihak ke pihak lain.

Globalisasi dalam bidang komunikasi dapat dilihat dari kemajuan teknologi komunikasi.

Contohnya yang paling jelas adalah smartphone atau HP.

Globalisasi Bidang Ekonomi

Globalisasi di bidang ekonomi merupakan suatu aktivitas ekonomi dan perdagangan secara global dan terbuka.

Globalisasi ekonomi berkaitan erat dengan perdagangan bebas.

Perdagangan bebas adalah sistem perdagangan yang makin luas dan menghilangkan hambatan-hambatan tidak lancarnya perdagangan internasional

Ciri-ciri globalisasi ekonomi adalah:

  • Beroperasinya suatu perusahaan di lebih dari satu negara
  • Perubahan dalam mencari keuntungan yang kompetitif dan memaksimalkan laba dengan terus-menerus mencari lokasi produksi paling efisien dan murah.
  • Memiliki kemudahan jangkauan geografis yang membuat perusahaan dengan cepat memindahkan berbagai sumber dan operasi di seluruh dunia
  • Menguasai tiga perempat perdagangan dan sekitar sepertiga dari seluruh output perekonomian global.
  • Adanya penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang, dan jasa.
  • Batas suatu negara akan menjadi kabur.
  • Keterkaitan antara ekonomi nasional dan internasional semakin erat.
  • Membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif.
  • Membuka peluang bagi masuknya produk global ke pasar domestik.

Globalisasi Bidang IPTEK

IPTEK singkatan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Tujuan utama perkembangan globalisasi iptek adalah perubahan kehidupan masa depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat, dan aman.

Sebagai contoh: Mobil internet keliling.

Globalisasi Bidang Transportasi

Transportasi adalah pemindahan barang, atau manusia dari tempat satu ke tempat yang lain.

Globalisasi sangat membutuhkan transportasi dalam proses perkembangannya.

Seiring dengan kebutuhan akan alat transportasi banyak pengusaha melakukan inovasi dalam penerapan transportasi tersebut.

Sebagai contoh:

  • penggunaan teknologi otomatis dalam mobil
  • penggunaan radar
  • pendeteksi kecepatan lalu lintas di depan sehingga mobil dapat mengurangi kecepatan dengan sendirinya
  • dsb

Faktor yang menyebabkan globalisasi bidang transportasi:

  • Manusia menginginkan perubahan karena mereka menuntut hidup yang lebih mudah dan praktis.
  • Perkembangan teknologi yang ditandai semakin majunya pendidikan
  • Perkembangan di bidang telekomunikasi yang membuat perkembangan alat transportasi diberitakan dengan cepat ke seluruh penjuru dunia.

Dampak Globalisasi

Globalisasi mempunyai banyak manfaat dan pengaruh bagi masyarakat di dunia.

Namun di sisi lain, globalisasi juga membawa pengaruh atau dampak negatif.

Jadi kita bisa simpulkan bahwa globalisasi memiliki dampak positif dan dampak negatif.

Mari kita bahas!

Dampak Positif Globalisasi

Berikut ini adalah beberapa dampak positif globalisasi:

  • Berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
  • Meningkatnya Efektivitas dan Efisiensi
  • Perekonomian Suatu Negara Semakin Meningkat
  • Meningkatnya Taraf Hidup Masyarakat
  • Komunikasi Semakin Cepat dan Mudah
  • Berkembangnya Dunia Pariwisata
  • Perkembangan Alat Komunikasi dan Keterbukaan Informasi

Dampak Negatif Globalisasi

Berikut ini adalah beberapa dampak negatif globalisasi:

  • Westernisasi
  • Demoralisasi
  • Kesenjangan Sosial Ekonomi
  • Kriminalitas
  • Pencemaran Lingkungan
  • Kenakalan Remaja
  • Individualisme yang Semakin Tinggi

Upaya Menghadapi Globalisasi

Ada beberapa upaya untuk menghadapi globalisasi sesuai dengan bidang globalisasi itu sendiri.

Yuk kita bahas!

Upaya Menghadapi Gobalisasi Budaya

Cara yang dapat dilakukan untuk menghadapi globalisasi di bidang budaya adalah:

  • Menyaring setiap budaya asing yang masuk ke Indonesia.
  • Mempromosikan budaya asli Indonesia ke kancah internasional.
  • Menyukai dan menggunakan produk-produk asli Indonesia.
  • Memperkuat persatuan dan kesatuan antar warga Indonesia
  • Mematenkan setiap budaya Indonesia serta mempublikasikannya
  • Berpegang teguh pada nilai religius, spiritual dan memupuk rasa kebhinekaan agar Indonesia tetap berjaya dengan budayanya.
  • Meningkatkan kualitas nilai keimanan dan moralitas masyarakat

Upaya Menghadapi Globalisasi IPTEK

Upaya yang dapat dilakukan diantaranya adalah :

  • Berkompetisi dalam kemajuan iptek.
  • Meningkatkan motif berprestasi.
  • Meningkatkan kualitas/mutu Sumber Daya Manusia terutama di bidang penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agar kita mampu bersaing.
  • Selalu berorientasi ke masa depan.
  • Meningkatkan penguasaan kita terhadap teknologi modern di segala bidang sehingga tidak tertinggal dan bergantung pada bangsa lain.

Upaya Menghadapi Globalisasi Ekonomi

Beberapa upaya yang harus dilakukan dalam menghadapi globalisasi dalam bidang ekonomi adalah:

  • Menyiapkan SDM yang kompeten, kompetitif dan memiliki kemampuan yang baik dalam menghadapi kompetisi globalisasi.
  • Melaksanakan standarisasi dan sertifikasi bagi perusahaan dan lembaga pemerintah untuk citra, kesungguhan dan kualitas produk.
  • Menghilangkan praktek-praktek korupsi, kolusi, nepotisme dan manipulasi.
  • Mendorong pengusaha-pengusaha lokal khususnya pengusaha kecil dan menengah untuk berkompetisi secara sehat.
  • Mendorong munculnya produk-produk kreatif dan inovatif dari masyarakat Indonesia.

Upaya Menghadapi Globalisasi Komunikasi

Beberapa upaya yang harus dilakukan dalam menghadapi globalisasi dalam bidang komunikasi adalah:

  • Memilih dan memanfaatkan alat komunikasi secara tepat dan sebaikbaiknya sesuai dengan fungsi dan kebutuhan.
  • Memanfaatkan alat komunikasi demi kemajuan masa depan dan tidak menyalah gunakannnya.
  • Memilih informasi dengan tepat dan bijaksana agar tidak mudah terpengaruh dan terhasut oleh informasi yang salah.

Upaya Menghadapi Globalisasi Tranportasi

Beberapa upaya yang harus dilakukan dalam menghadapi globalisasi dalam bidang transportasi adalah:

  • Memanfaatkan alat transportasi sesuai dengan jarak dan waktunya.
  • Menggunakan alat transportasi tidak berlebihan agar tidak terjadi pencemaran lingkungan.
  • Menjaga keberadaan alat transportasi lokal sebagai salah satu khasanah budaya.