Rangkuman Materi PAI Kelas 11 Bab 8

Guru Madrasah

Rangkuman Materi PAI Kelas 11 Bab 8

Menghormati dan Menyayangi Orang Tua dan Guru

Pentingnya Hormat dan Patuh kepada Orang Tua

Agama Islam mengajarkan dan mewajibkan kita sebagai anak untuk berbakti dan taat kepada ibu maupun ayah, hal ini merupakan sikap dan perbuatan terpuji.

Allah Swt. berfirman dalam Q.S Al-Isra ayat 23-24:

وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا

Artinya : Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.(Q.S Al-isra ayat 23 )

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًاۗ

Artinya : Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.”(Q.S Al-isra ayat 24)

Berbakti kepada orang tua dalam Islam dikenal dengan istilah birrul wālidain.

Arti birrul wālidain, yaitu berbuat baik terhadap kedua orang tua, bersikap baik kepada keduanya, melakukan berbagai hal yang dapat membuat mereka bergembira, serta berbuat baik kepada teman-teman mereka.

Imam Adz-Dzahabi menjelaskan, bahwa birrul wālidain dapat diwujudkan dengan tiga cara:

  • Menaati segala perintah orang tua, kecuali dalam maksiat
  • Menjaga amanah harta yang dititipkan orang tua, atau diberikan oleh orang tua
  • Membantu atau menolong orang tua bila mereka membutuhkan

Hikmah Berbakti Kepada Orang Tua

Adapun hikmah yang bisa diambil dari berbakti kepada kedua orang tua  yaitu:

  • Berbakti kepada kedua orang tua merupakan amal yang paling utama
  • Apabila orang tua kita ridha atas apa yang kita perbuat, Allah Subhanahu wata'ala pun ridha
  • Berbakti kepada kedua orang tua dapat menghilangkan kesulitan yang sedang dialami, yaitu dengan cara bertawasul dengan amal saleh tersebut
  • Berbakti kepada kedua orang tua akan diluaskan rezeki dan dipanjangkan umur
  • Berbakti kepada kedua orang tua dapat menjadikan kita dimasukkan ke jannah (surga) oleh Allah Subhanahu wata'ala.

Pentingnya Hormat dan Patuh kepada Guru

Guru adalah orang yang mengetahui ilmu (‘alim/ulama), dialah orang yang takut kepada Allah Subhanahu wata'ala

Sesuai firman Allah Swt. dalam Q.S. Fatir ayat 28:

وَمِنَ النَّاسِ وَالدَّوَاۤبِّ وَالْاَنْعَامِ مُخْتَلِفٌ اَلْوَانُهٗ كَذٰلِكَۗ اِنَّمَا يَخْشَى اللّٰهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمٰۤؤُاۗ اِنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ غَفُوْرٌ

Artinya : Dan demikian (pula) di antara manusia, makhluk bergerak yang bernyawa dan hewan-hewan ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya, hanyalah para ulama. Sungguh, Allah Mahaperkasa, Maha Pengampun.(Q.S Fatir ayat 28)

Guru adalah pewaris para nabi, karena melalui guru, wahyu atau ilmu para nabi diteruskan kepada umat manusia.

Imam Al-Gazali mengkhususkan guru dengan sifat-sifat kesucian, kehormatan, dan penempatan guru langsung sesudah kedudukan para nabi.

Beliau juga menegaskan bahwa:

“Seorang yang berilmu dan kemudian bekerja dengan ilmunya itu, maka dialah yang dinamakan besar di bawah kolong langit ini, ia adalah ibarat matahari yang menyinari orang lain dan mencahayai dirinya sendiri, ibarat minyak kesturi yang baunya dinikmati orang lain dan ia sendiri pun harum. Siapa yang berkerja di bidang pendidikan, maka sesungguhnya ia telah memilih pekerjaan yang terhormat dan yang sangat penting, maka hendaknya ia memelihara adab dan sopan satun dalam tugasnya ini.”

Berikut ini adalah cara untuk menghormati guru:

  • Rendah hati kepada guru
  • Menaati setiap arahan serta bimbingan guru.
  • Senantiasa berkhidmat untuk guru-guru dengan mengharapkan balasan pahala serta kemuliaan di sisi Allah Subhanahu wata'ala
  • Memandang guru dengan perasaan penuh hormat dan ta’zim (memuliakan) serta memercayai kesempurnaan ilmunya

Hikmah Menghormati Guru

Adapun hikmah yang bisa diambil dari berbakti kepada kedua guru yaitu:

  • Ilmu yang kita peroleh akan menjadi berkah dalam kehidupan kita.
  • Akan lebih mudah menerima pelajaran yang disampaikannya.
  • Ilmu yang diperoleh dari guru akan menjadi manfaat bagi orang lain.
  • Akan selalu didoakan oleh guru.
  • Akan membawa berkah, memudahkan urusan, dianugerahi nikmat yang lebih dari Allah Subhanahu wata'ala
  • Seorang guru tidak selalu di atas muridnya. Ilmu dan kelebihan itu merupakan anugerah Allah Subhanahu wata'ala akan memberikan anugerah-Nya kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya.