Rangkuman materi PAI kelas 8 Bab 7

Guru Madrasah

Rangkuman materi PAI kelas 8 Bab 7

Rendah Hati, Hemat, dan Sederhana Membuat Hidup Lebih Mulia

1. Membaca Ayat Al-Quran tentang rendah hati, hemat dan sederhana.

Ayat-ayat dibawah ini adalah ayat yang berisikan tentang pesan-pesan mulia terkait dengan rendah hati, hemat, dan hidup sederhana.

Artinya :

“Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan salam”.

Di dalam ayat ini Allah Subhanahu wata'ala mengajarkan kepada kita agar memiliki sifat rendah hati.

Sifat rendah hati ini harus diwujudkan dalam setiap perilaku kita.

Rendah hati disebut juga tawadu’.

Tawadu’ artinya sikap diri yang tidak merasa lebih daripada orang lain.

Lawan kata dari rendah hati adalah tinggi hati, takabur, sombong, atau angkuh.

Allah melarang manusia berjalan dalam kesombongan, sesuai dengan Q.S Al-Isra ayat 37 :

وَلَا تَمْشِ فِى الْاَرْضِ مَرَحًاۚ اِنَّكَ لَنْ تَخْرِقَ الْاَرْضَ وَلَنْ تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُوْلًا

wa lā tamsyi fil-arḍi maraḥā, innaka lan takhriqal-arḍa wa lan tablugal-jibāla ṭụlā

Dan janganlah engkau berjalan di bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung.

Al-Isra ayat 37

Nah sudah jelas ya bahwa Allah melarang kita untuk menyombongkan diri, karena manusia penuh dengan kekurangan.

Karena kesempurnaan hanya milik Allah semata.

Ayat berikutnya adalah Q.S Al-Isra ayat 27, ayat ini membahas tentang gaya hidup kaum jahiliyyah yang salah.

Mereka hidup dengan foya-foya, dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa berfoya-foya merupakan bagian dari perbuatan setan.

Jadi dari ayat ini kita diperintahkan untuk hidup hemat dan sederhana.

Perhatikan ayat dibawah ini beserta artinya agar kalian lebih paham.

Al-Isra ayat 27

Artinya :

“Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.”

Berikut ini arti perkatanya :

arti per kata surat al-isra ayat 27

2. Mari Memahami Ilmu Tajwid Tentang Hukum Bacaan Mad.

Sebelum kita pelajari hukum bacaan mad, perhatikan gambar dibawah ini :

macam-macam hukum bacaan mad

Berdasarkan gambar diatas, dapat kita ketahui bahwa bacaan mad ada dua : Mad Asli dan Mad Turunan.

Mad turunan sendiri dibagi kembali menjadi empat macam.

Yuk kita pelajari satu persatu

a. Mad Asli / Mad Thabi’i

mad asli

b. Mad Wajib Muttasil

mad wajib muttasil

c. Mad Jaiz Munfasil

mad jaiz munfasil

d. Mad Aridl

Mad aridl

e. Mad Iwadl