Rangkuman Materi Prakarya Kelas 8 Bab 7

Guru Madrasah

Rangkuman Materi Prakarya Kelas 8 Bab 7

Alat Penjernih Air

Penjernih Air dari Bahan Alami

Sistem Penyaringan Air dari Bahan Alami

Secara umum proses penjernihan air berguna untuk menghilangkan zat pengotor atau untuk memperoleh air yang kualitasnya memenuhi standar persyaratan kualitas air.

Tujuan menjernihkan air adalah :

  • Menghilangkan gas-gas terlarut.
  • Menghilangkan rasa yang tidak enak.
  • Membasmi bakteri pathogen yang sangat berbahaya.
  • Memperkecil sifat air yang menyebabkan terjadinya endapan pada pipa dan saluran air.

Cara yang paling mudah untuk mendapatkan air bersih adalah dengan teknik penyaringan dan teknik pengendapan.

Teknik Penyaringan

Teknik penyaringan berarti menyaring air kotor sehingga dapat menjadi bersih.

Ada beberapa cara sederhana untuk penyaringan air, yaitu :

  • Saringan Kain Katun
  • Saringan Kapas
  • Aerasi
  • Saringan Pasir Lambat (SPL)
  • Saringan Pasir Cepat (SPC)
  • Graffiti-fed filtering system
  • Saringan Arang
  • Saringan Keramik
  • Saringan Cadas

Teknik Pengendapan

Beberapa teknik pengendapan untuk proses penjernihan air sebagai berikut:

  • Biji Kelor
  • Tawas
  • Kaporit
  • Kapur Gamping
  • Arang Batok Kelapa

Tahapan Pembuatan Alat Penjernih Air dengan Bahan Alam

Ada beberapa prosedur atau tahapan yaitu :

  • Tahap Pertama
  • Tahap Kedua
  • Tahap Ketiga

Tahap pertama yang harus dipikirkan saat akan membuat alat penjernihan air sebagai berikut:

  1. Alat penjernih air yang akan dibuat harus dapat menjawab permasalahan yang dihadapi, apakah menyaring lumpur atau menyaring kuman, menyaring zat besi, atau ketiga-tiganya.
  2. Untuk ditempatkan di manakah alat penjernih air yang akan dibuat: apakah digunakan di sekolah, rumah, atau untuk satu kelompok masyarakat.
  3. Bahan penyaring apakah yang dapat melakukan penyaringan fisika/ mekanis yang harus disiapkan?
  4. Pada alat penjernih air apakah bahan penyaringan mudah dibersihkan.

Tahap kedua yaitu membuat gambar dengan memperhatikan hal-hal berikut:

  1. Membuat desain/sketsa alat penjernih air yang akan dibuat, disesuaikan dengan kebutuhan.
  2. Membuat gambar teknik lengkap dengan ukurannya.
  3. Menentukan langkah kerja.
  4. Menuliskan alat yang akan digunakan.

Tahap ketiga adalah mulai membuat alat penjernih air, sebagai berikut :

  1. Membuat pipa penyaringan.
  2. Membuat penampung air kotor.
  3. Membuat penyaring air yang berisi lapisan- lapisan bahan penyaring dengan urutan yang tepat. Bahan penyaring dapat disesuaikan dengan yang ada di daerah. Bahan-bahan yang biasanya digunakan adalah batu, pasir, kerikil, arang tempurung kelapa, arang sekam padi, tanah liat, ijuk, biji kelor, dan lain-lain. Peralatan yang digunakan juga dapat dipilih sesuai alat yang tersedia di sekolah atau rumah masing-masing.
  4. Menyiapkan penampungan air bersih, untuk hal itu tidak terlalu sulit untuk disiapkan yang penting tidak bocor dan ukurannya memadai.

Penjernih Air dari Bahan Buatan

Tujuan penjernih air dari bahan buatan sama seperti penjernih dari bahan alami yaitu untuk mendapatkan air bersih.

Pengolahan penjernih air bahan buatan tetap dilakukan secara fisika melalui beberapa tahapan yaitu:

  • penyaringan
  • pengendapan
  • penyerapan

Perbedaannya adalah pada bahan buatan yang digunakan seperti tawas dan bubuk kapur.

Bahan Buatan Untuk Menyaring Air dan Fungsinya

Beberapa bahan buatan yang dapat digunakan untuk menyaring air beserta fungsinya sebagai berikut:

  • Klorin tablet digunakan untuk membunuh kuman, virus, dan bakteri yang hidup di dalam air
  • Pasir aktif biasanya berwarna hitam dan digunakan untuk menyaring air sumur bor dan sejenisnya.
  • Resin softener berguna untuk menurunkan kandungan kapur dalam air.
  • Resin kation biasa digunakan untuk industri air minum, baik usaha air minum isi ulang maupun Pabrik Air Minum Dalam Kemasan (PAMDK).
  • Pasir zeolit berfungsi untuk penyaringan air dan mampu menambah oksigen dalam air.
  • Pasir mangan berwarna merah digunakan untuk menurunkan kadar zat besi atau logam berat dalam air.
  • Pasir silika digunakan untuk menyaring lumpur, tanah, dan partikel besar atau kecil dalam air dan biasa digunakan untuk penyaringan tahap awal.
  • Karbon aktif atau arang aktif adalah jenis karbon yang memiliki luas permukaan yang besar sehingga dapat menyerap kotoran dalam air.
  • Tawas dan kaporit yang sering digunakan di kolam renang.
  • Polyaluminium clorida (PAC) untuk mengendapkan lumpur dalam air.