Rangkuman Materi Prakarya Kelas 8 Bab 8

Guru Madrasah

Rangkuman Materi Prakarya Kelas 8 Bab 8

Budidaya Satwa Harapan

Jenis-Jenis Satwa Harapan

Satwa harapan dipelihara masyarakat dengan alasan yang beragam.

Salah satunya sebagai pekerjaan sampingan karena memiliki nilai ekonomis untuk meningkatkan penghasilan keluarga.

Berikut contoh satwa harapan yang banyak dibudi dayakan masyarakat:

  • Cacing Tanah
  • Jangkrik
  • Lebah Madu
  • Ulat Sutra

Cacing Tanah

Kalian pasti tahu cacing tanah kan?

Ia cacing.

Cacing tanah memiliki nama latin Lumbricus terrestris.

Cacing tidak punya tangan, kaki, ataupun mata.

Meskipun tidak punya mata, cacing dapat menangkap sinar, khususnya pada bagian tubuh terdepan (bagian kepala).

Cacing dapat hidup jika tersedia oksigen, air, pakan, dan suhu yang cocok.

Kotoran cacing tanah mengandung nitrogen unsur hara penting bagi tanaman.

Kotoran cacing ini membantu mengikat partikel tanah menjadi agregat-agregat sehingga struktur tanah menjadi baik.

Cacing tergolong binatang hermaprodit (berkelamin ganda).

Setiap cacing mempunyai organ jantan maupun betina.

Jangkrik

Jangkrik memiliki tubuh rata dan antena panjang.

Jenis Gryllus testaclus dan Gryllus mitratus banyak dibudidayakan untuk pakan burung dan ikan.

Jangkrik adalah pemakan tumbuhan, seperti krokot, dan tanaman pertanian seperti tanaman sayuran dan palawija.

Untuk semua jenis, umur jantan lebih pendek dibandingkan dengan umur betina.

Lebah Madu

Banyak jenis lebah madu tergantung tingkatan di koloninya.

Koloni itu ibarat kelompok ya!

Di dalam sebuah sarang koloni terdiri atas tiga anggota masyarakat lebah, yaitu:

  • seekor lebah ratu
  • ratusan lebah jantan
  • ribuan lebah pekerja

Spesies yang paling penting untuk diternak atau dipanen hasil madunya adalah:

  • Apis mellifera dari Eropa
  • Apis adonsonii atau Apis unicolor dari Afrika
  • Apis dorsata dan Apis indica dari Asia.

Secara tradisional, lebah madu banyak dipelihara masyarakat desa di sekitar hutan dengan menggunakan gelodok dari batang kelapa atau randu.

Ulat Sutra

Ulat sutra liar memiliki nama latin Attacus atlas.

Attacus atlas adalah salah satu serangga yang berukuran besar dan banyak ditemukan di hutan-hutan tropis dan subtropis, seperti di Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Timur, Selatan China, melintasi Kepulauan Malaysia, Thailand dan Indonesia.

Attacus atlas termasuk hewan polivoltin, artinya hewan ini dapat hidup sepanjang tahun dan termasuk serangga polifagus yang dapat hidup pada 90 golongan tumbuhan yang bisa dimakan oleh larva.

Sarana Produksi Budidaya Satwa Harapan

Dalam melakukan budi daya satwa harapan, dibutuhkan sarana yang tepat sehingga dapat diperoleh hasil yang optimal.

Setiap jenis satwa harapan membutuhkan sarana produksi budi daya yang berbeda.

Namun secara umum berikut ini sarana yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Bibit
  • Pakan
  • Obat-Obatan
  • Air
  • Kandang

Semuanya harus diperhatikan dengan baik sehingga hasil optimal dapat dicapai.

Untuk kandang ternak, ada syarat minimal yang harus dipenuhi sebagai berikut:

  1. Ternak dapat bergerak dengan nyaman di dalamnya.
  2. Kandang dapat menunjang produktivitas.
  3. Kandang memiliki sirkulasi udara yang lancar.
  4. Kandang mudah dibersihkan.
  5. Kandang dapat melindungi ternak dari terik matahari, hujan dan kondisi lingkungan yang dapat mengganggu kesehatan ternak.
  6. Kandang dapat mempermudah pekerja dalam mengelola ternak.
  7. Kandang memiliki saluran pembuangan limbah yang layak dan tidak menggangu lingkungan.

Teknik Budidaya Satwa Harapan

Teknik yang perlu diperhatikan dalam budi daya satwa harapan adalah:

  • pemeliharaan kandang,
  • pemilihan bibit,
  • pola pemberian pakan,
  • dan pencegahan hama penyakit.