Semantik Bahasa Indonesia

Semantik Bahasa Indonesia

SEMANTIK

 

 

 

  1. a. PenGertian SeMantiK

Semantik adalah bagian tata bahasa yang berhubungan dengan makna ungkapan dan juga dengan struktur makna. Semantik juga merupakan sistem dan penyelidikan makna serta arti dalam suatu bahasa. Dengan demikian, secara umum, semantik adalah ilmu yang mempelajari makna kata.

 

 

Makna adalah hubungan abstrak antara kata sebagai simbol dengan objek atau konsep yang ditunjuk  atau diwakili. Hubungan itu,  dalam arti  kesepadanan  atau ketidaksepadanan antara bahasa dan alam di luar bahasa, atau antara ujaran dan semua hal yang ditunjuknya.

 

 

  1. B. JeniS MaKna Leksikal

Leksikal  adalah makna kata sebagai satuan  yang bebas.  Secara  umum, maknanya dianggap sejajar dengan makna denotasi. Biasa pula dianggap sebagai arti kata menurut kamus

Contoh:

 

Kata arti Kamus
ajar petunjuk yang diberikan kepada orang supaya diketahui (dituruti)

 

 

guru orang yang pekerjaannya (mata pencahariannya, profesinya) mengajar
murid orang (anak) yang berguru (belajar bersekolah)

 

 

  1. b. Gramatikal

Gramatikal  adalah makna kata yang timbul karena proses ketatabahasaan,  seperti dilekati imbuhan, diulang, kompositum (kata majemuk) ditempatkan dalam frase, klausa, atau intonasi.

Contoh:

 

Kata Makna Gramatikal
rumah bangunan untuk tempat tinggal (makna leksikal)
berumah mempunyai atau memiliki seperti kata dasar; memiliki rumah
 

perumahan

kumpulan  dari rumah yang tipenya sama ( rumah kompleks)
rumah-rumah banyak rumah
 

rumah sakit

bangunan untuk merawat orang sakit atau tembat berobat orang sakit
rumah-rumah sakit banyak rumah sakit
di rumah menyatakan tempatnya rumah

 

  1. c. Denotasi

Denotasi adalah makna harfiah, arti lugas, arti sebenarnya, atau arti tersurat. Artinya, didasarkan penunjukan secara langsung pada objek atau konsep yang dimaksud.

 

 

  1. d. Konotasi

Konotasi adalah makna kias.  Artinya,  makna tersirat atau makna yang didasarkan pada penunjukkan secara tidak langsung.

Contoh:

 

Makna Denotasi Makna Konotasi
 

Bunga melati harum sekali

Generasi muda adalah bunga bangsa.

Bunga bank itu besar sekali.

Marimar habis makan pisang sambil matanya mendelik. Nenek makan hati karena kakek bermata

keranjang.

 

  1. C. PeruBahan MaKna Peyorasi

Peyorasi (penurunan makna) adalah perubahan nilai rasa menjadi lebih rendah dari yang sebelumnya. Peyorasi menggunakan  kata yang merendahkan atau kasar. Peyorasi berasal dari bahasa latin pejoi artinya jelek.

 

 

  1. b. ameliorasi

Ameliorasi (peninggian makna) adalah perubahan nilai rasa menjadi lebih tinggi, lebih hormat, dan lebih disukai. Ameliorasi berasal dari bahasa latin meloi artinya lebih baik. Contoh:

 

Peyorasi ameliorasi
abang kakak
perempuan wanita
bunting mengandung
bini isteri
buruh karyawan, pegawai
pelacur tunasusila
babu pramuwisma
gerombolan kelompok
bui lembaga pemasyarakatan
bunting mengandung
buta tunanetra
tuli tunarungu
orang gila cacat mental, hilang akal
dipecat di-PHK, diberhentikan dengan hormat

 

  1. c. Meluas

Meluas adalah perubahan makna kata yang semula cakupan maknanya lebih sempit dari yang sekarang. Perluasan makna terjadi apabila suatu kata lebih luas dari makna asalnya.

Contoh:

 

Kata Makna asal Makna asal
 

berlayar

mengarungi lautan dengan perahu layar mengarungi lautan dengan kapal layar, kapal motor, kapal nuklir, dsb
bapak ayah laki-laki dewasa (beristri)

 

 

 

ibu

orang tua kandung perempuan  

perempuan dewasa (bersuami)

 

saudara

 

kakak/adik sekandung

sebutan pria yang kedudukannya sama
 

menggarap

berkaitan dengan istilah pertanian  

“mengerjakan” untuk bidang lain

petani orang yang menanam padi orang yang menanam berbagai jenis
memancing menangkap ikan memanaskan suasana
putra anak raja yang laki-laki semua anak laki-laki
putri anak raja yang perempuan semua anak perempuan

 

 

  1. d. Menyempit

Menyempit adalah perubahan makna dari yang semula cakupan maknanya luas kini menjadi lebih sempit.

Contoh:

 

Kata Makna asal Makna Baru
 

sarjana

orang pintar

(cendekiawan)

 

gelar universitas (strata 1/S1)

ulama orang yang berilmu pemuka islam
pendeta orang pandai rohaniwan kristen
skripsi semua tulisan tangan karangan ilmiah syarat kelulusan S1
 

tukang

ahli, bisa mengerjakan banyak hal terbatas, seperti tukang kayu, tukang bakso, tukang batu, dll
madrasah semua sekolah hanya sekolah Islam
memancing menangkap ikan memanaskan suasana
putra anak raja yang laki-laki semua anak laki-laki
putri anak raja yang perempuan semua anak perempuan

 

  1. e. Sinestesia

Sinestesia adalah perubahan  makna karena adanya pertukaran  tanggapan  dua indera yang berbeda.

Contoh:

 

1.   muka masam Indra penglihatan, indra perasa
2.   wajah manis Indra penglihatan, indra pengecap

 

 

3.   suaranya tajam indra pendengaran, indra perasa
4.   cintamu begitu wangi Indra perasa, indra penciuman
5.   pengalaman pahit Indra perasa, indra pengecap
6.   kata-katanya pedas Indra pendengaran, indra pengecap
7.   suaranya keras Indra pendengaran, indra perasa
8.   gerak tubuhnya lembut Indra penglihatan, indra perasa

 

  1. f. asosiasi

Asosiasi adalah perubahan makna karena adanya persamaan sifat atau hubungan makna secara tidak langsung.

Contoh:

 

Kata Makna asal Makna Baru
amplop bungkus surat sogokan, uang suap
kursi tempat untuk duduk kedudukan, jabatan
Kata Makna asal Makna Baru
tikus binatang pengerat koruptor
sikat alat pembersih merampas barang orang
bunglon binatang yang bisa ganti warna plin-plan, penyamar
kakap ikan lebar dan pipih kelas berat, berkualitas tinggi
memancing menangkap ikan memanaskan suasana
putra anak raja yang laki-laki semua anak laki-laki
putri anak raja yang perempuan semua anak perempuan

 

Makna asosiasi juga dapat dihubungkan dengan unsur-unsur berikut:

  1. Nilai Rasa

Kesan baik dan buruk atas kata tersebut.

Contoh:

 

tolol yang mengandung nilai rasa penghinaan.

tiga belas dianggap mempunyai nilai rasa kesialan.

 

 

  1. Warna

Warna mempunyai sosiasi tertentu.

Contoh:

 

hitam = duka, merah = berani, putih = suci

warna lalu lintas: merah = berhenti, kuning = hati-hati, hijau = berjalan).

 

  1. Tempat/Lokasi

Contoh:

 

Koruptor sedang menginap di hotel prodeo (penjara).

 

 

  1. Waktu atau Peristiwa

Contoh:

 

Hari kemerdekaan bangsa Indonesia = 17 Agustus.

 

 

  1. g. apelativa

Apelativa, yaitu makna yang muncul disebabkan:

  1. anamatope atau tiruan bunyi, contoh cecak dan tokek
  2. perbuatan, contoh kuli tinta
  3. penemu, contoh ikan mujair dan lampu Phillips
  4. tempat, contoh dodol garut
  5. bahan, contoh kain sutera, karung goni
  6. sifat menonjol, contoh si hitam dan si mancung
  1. D. huBunGan arti Kata Sinonim

Sinonim adalah dua kata atau lebih yang mempunyai arti sama.

  •  Sinonim persis atau lengkap (saling menggantikan).

Contoh:

 

konsisten = taat asas = ajeg efektif = mangkus

efesien = sangkil realisasi = pelaksanaan

 

  •   Sinonim mirip atau tidak saling menggantikan.

Contoh:

 

besar = makro = kolosal = raya = agung = akbar

 

  •  Padanan kata adalah kesejajaran makna dengan kata bahasa lain.

Contoh:

 

sophisticated = canggih consistent (Inggris) = taat asas maison (Perancis) = rumah

 

 

  1. b. antonim

Antonim adalah dua kata atau lebih yang artinya berlawanan.

 

Contoh:

 

wanita >< lelaki hidup >< mati efisien >< boros lebar >< sempit

 

 

  1. c. hiponim

Hiponim adalah kata-kata yang artinya dicakup oleh arti kata yang lain.

Contoh:

 

lavender, melati, mawar, anggrek dicakup oleh arti kata bunga.

Lavender  adalah hiponim dari bunga, sedangkan bunga adalah hipernim dari lavender. Jadi, hipernim adalah kata yang mencakup kata yang lain. Lavender dengan melati hubungannya selajar yang disebut kohiponim.

 

  1. d. Polisemi

Polisemi adalah kata-kata yang artinya berkaitan.

Contoh:

 

kaki orang, kaki gunung, kaki langit, kaki bukit

 

  1. huBunGan BentuK Kata
  • Homonim adalah  dua kata atau lebih yang tulisan dan bunyinya sama, sedangkan

maknanya berbeda.

Contoh:

 

bisa (dapat)– bisa (racun)

buku (ruas) – buku (kitab)

 

  • Homofon adalah dua kata yang sama bunyinya, tetapi tulisan dan makna berbeda.

Contoh:

 

massa – masa tang – tank bang – bank sangsi – sanksi.

 

  • Homograf adalah dua kata yang sama bentuk dan tulisan, tetapi lafal dan maknanya

berbeda.

Contoh:

 

serang (menyerbu)  – Serang (nama sebuah kota)

teras (bagian depan rumah) – teras (inti)

 

 

Senarai SinoniM

 

 

afirmasi isbat,konfirmasi, penegasan, peneguhan,  testimoni
 

agunan

andalan, cagaran,  gadaian, jaminan, runggu,  sandar,  tajak,  kebat, tendon
agitasi hasutan, pancingan, provokasi, ajakan, persuasi, propaganda
alienasi kesendirian, keterasingan
babut ambal, karpet, permadani
bonafide jujur, kredibel, meyakinkan, mukhlis, mustakim, tepercaya
canggih rumit, ruwet, elusive, hebat, maju, celomes, cerewet, calak
delusi khayal, tidak rasional
dikotomi dualitas, oposisi, popularitas, dibagi dua
ekuilibrium aktual, berwujud, faktual, nyata kasatmata, maujud  , substansial
elaborasi definisi, deskripsi, eksplanasi,eksplikasi, eksposisi, pemerian
ekstensi perpanjangan, perluasan
efisiensi tepat guna, daya guna, kesangkilan
tendensius bias, memihak, provokatif, subjektif
friksi perpecahan
galat cacat, cela, keliru, silap
generik umum, lazim
kasap berserabut, kasar, kesat,purut meraga, berserabut
kredibilitas integritas, kejujuran, ketulusan jaminan, keterandalan, realibilitas
 

stagnan

adem ayem, beku,  diam, jumud,  mandek,   melempem,  stasioner, statis
masif kuat, kokoh, murni,pejal
simpati afeksi, afinitas, empati, nuraga, patos, syafakat.
 

tipe

contoh, corak,jenis,  macam, model,  potongan, rumpun, spesies, varietas, versi
vandalisme penghancuran, perusakan
wreda tua, lontok , sepuh, renta, lanjut usia, uzur, berida, gaek, jompo

Pinterin

0 / 5

Your page rank:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code