Rangkuman Bahasa Indonesia Kelas 7-Teks Prosedur

Rangkuman Bahasa Indonesia Kelas 7-Teks Prosedur

Teks Prosedur

Pengertian Teks Prosedur

Teks prosedur adalah teks yang berisi tahapan, cara, atau langkah-langkah dalam melaksanakan suatu kegiatan. Dalam khazanah penulisan populer, teks ini sering disebut juga teks how to. 

Struktur Teks Prosedur Cara Membuat

1. Tujuan

Berisi pembukaan teks yang berupa tujuan pemilihan hal atau topik yang akan dibahas tahap, cara atau langkah kegiatannya.

2. Bahan dan Alat

Berisi rincian bahan dan alat yang diperlukan dalam proses melakukan suatu kegiatan.

3. Langkah

Berisi langkah-langkah dan rinciannya dalam melaksanakan suatu kegiatan.

4. Penutup

Berisi penekanan pada keuntungan dalam pembuatan.

Struktur Teks Prosedur Cara Melakukan Pekerjaan

1. Tujuan

Berisi pengantar umum sebagai penanda apa yang akan dibuat atau dilakukan, sekaligus berisi motivasi melakukan pekerjaan.

2. Langkah

Berisi urutan langkah, tahapan, atau cara dalam melakukan pekerjaan.

3. Penutup

Sifatnya pilihan, tidak wajib ada. Isinya hanya pelengkap saja. Bisa berupa ucapan selamat atau motivasi kembali untuk melakukan tahapan,langkah, atau cara dalam melakukan pekerjaan.

Unsur Kebahasaan Teks Prosedur

 1. Penggunaan Kalimat Perintah 

Yakni kalimat yang menuntut adanya reaksi tindakan ketika disampaikan.

Misalnya: Posisikan tubuh Anda di depan gawang!, Jangan pergi dulu, kemarilah!, dsbg.

 2. Penggunaan Kalimat Rinci dan Memiliki Batasan 

Sebagai teks yang bersifat perintah instruksional, isi teks prosedur harus jelas, sehingga bisa diaplikasikan.

Contoh kalimat rinci dan memiliki batasan: Selanjutnya, angkat tangan bagian kanan.

Contoh tidak memiliki batasan: Selanjutnya, angkat tangan.

 3. Pengggunaan Kata Keterangan (Cara, Alat, dan Tujuan) 

Kata keterangan adalah kata yang fungsinya untuk menerangkan sesuatu.Contoh keterangan cara: dengan baik, dengan seksamaContoh keterangan alat: dengan palu, dengan komporContoh keterangan tujuan: agar tidak merusak kain, agar tidak gosong

 4. Menggunakan Kalimat Saran atau Larangan 

Yakni kalimat yang fungsinya memberikan saran atau larangan Contoh saran: Sebaiknya lakukan dengan hati-hati.

Contoh larangan: Hindari jalan yang berliku jika masih belajar mengendarai motor.

 5. Penggunaan Imbuhan Akhiran -i, -kan, dan -lah 

Ketiga imbuhan akhir diatas memberikan fungsi kata menjadi kata perintah. Maka banyak ditemukan di teks prosedur.

Contoh: hargai, hindari, berikan, dan sebagainya.

Tags: Bahasa Indonesia SMP

Bahasa Indonesia Kelas 7

Bahasa Indonesia Kelas 7

Pinterin

0 / 5

Your page rank:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code